Tulungagung adalah sebuah kota kecil yang penuh dengan beragam Industri.
Dari berbagai penjuru kota, bahkan sampai ke pelosok pedesaan. Salah satunya yaitu menjamurnya pengusaha warung Kopi Cethe.
Dulu terkenal dengan kopi gigit khas Tulungagung. Dari sini merambah hingga akhirnya munculah sebuah Inofasi baru bidang perkopian.
Kopi Cethe lebih dikenal dengan istilah Nyethe.
Proses nyethe tidaklah serumit yang kita bayangkan. Yaitu berasal dari bubuk pilihan dengan berbagai resep olahan sehingga menimbulkan rasa dan aroma khas. Yang dapat diambil cethenya dan berfungsi untuk dioleskan ke sebatang rokok, apabila rokok tersebut disulut akan menambah kenikmatan bagi si perokok serta meninggalkan aroma gurih semerbak bagi orang yang berada disekitar perokok cethe tersebut.
Bermula dari secangkir kopi cethe panas,
lalu kita seduh dengan sendok kecil yang disertakan,
tunggu beberapa saat setelah bubuk kasarnya agak melarut,
kemudian kita tuang kopi tersebut pada sebuah lepek ( piring kecil )
sekira 5 menit kita kembalikan lagi air kopi ke dalam cangkir,
sehingga tinggallah bubuk kopi yang paling lembut di atas lepek.
Nah bubuk inilah yang dinamakan cethe.
Cethe kita keringkan dengan kertas koran atau tisue, lalu kita tuangi susu kental seperlima sendoh teh.
lalu kita aduk kedua adonan tersebut hingga menjadi satu.
dan kita oleskan pada sebatang rokok. Akhirnya jadilah rokok cethe khas Tulungagung.
Dalam proses nyethe masyarakat disini sangatlah kreatif, ada yang di motif batik kawung, motif kupu - kupu, motif barongsai, kaligrafi dan lain - lain. Bahkan di Tulungagung sering diadakan Festival Nyethe........
Lalu bagaimana cara pengolesannya..???
Cethe...dapat kita oleskan ke sebatang rokok dengan berbagai cara dan alat.
Penyethe sering menggunakan alat sesuai dengan kebutuhan, ada yang memakai silet, lidi, sendok, benang dan lain - lain.
Dari secangkir Kopi Cethe yang cuma Rp.2000 perak, terbukti dapat menambah keakraban antar teman dan kolega ataupun Mitra Bisnis. Dan juga mengurangi tingkat pengangguran yaitu dengan membuka usaha warung kopi Cethe......

4 komentar:
sip mantab.....tambah terus blognya....sing huakeh.....
sip?
ariya dwi @ OK suwun..atas kunjungannya...jo lali..kopi pagi..
mantab kopinya, plus rokok cethe khas wong tulungagung
Posting Komentar